Dari sepuluh emas yang diraih Indonesia, salah satu diantaranya dipersembahkan oleh Lala Diah Pitaloka di nomor kata perorangan putri U-14 tahun.
Lala, pelajar SMP Negeri 1 Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tersebut sebenarnya bukan nama baru di dunia karate Tanah Air karena pernah jadi perbincangan saat dipercaya sebagai penyulut api PON 2016 Jabar ketika ia masih duduk di bangku SD.
Kepercayaan sebagai penyulut obor PON termuda itu diberikan berkat prestasinya menjuarai International Banzai Cup Open Karate Championship 2015 di Jerman.
Selain Lala, dua emas lainnya di kategori pelajar SMP diraih oleh Christpher Edbert Setiabudi di nomor kata perorangan U-14 putra dan Komang Sastrawan (kumite U-14 putra).
Untuk kategori SD, tiga dari dua medali emas diraih Nandana Putra Purnaman di kata perorangan dan kumite U-12 putra, serta Erine Brythania Auroro (kata perorangan putri U-12).
Sementara empat emas di kategori SMA diraih P.aramitha Nur Dea Pujiastuti (kata U-21 putri), Muhammad Rizaldi (kata U-21 putra), Maslikhah Surani (kumite U-18 putri kelas -48kg ) dan Rizal Eka kumite U-18 putra kelas -68kg).
(net)



