“Kami di final selanjutnya bertemu Jerman yang pada pertandingan sebelumnya mengalahkan Argentina. Jadi final yang baik, dua tim Eropa masuk ke final. kami punya dua hari untuk mempersiapkan diri di final untuk membawa pulang trofi ke Tanah Air,” katanya.
Sementara Pelatih Mali Soumalia Coulibaly mengatakan, anak-anak asuhnya sebenarnya memainkan pertandingan yang baik melawan Perancis. Namun, sayangnya di pertandingan ini timnya dapat kartu merah sehingga harus bermain 10 orang.
“Meski kami menciptakan banyak peluang, tapi kami tidak bisa bermain dengan baik. Kami mungkin tidak beruntung ketika wasit memberikan kartu merah,” katanya.(*)






