Cara Prancis menumpuk angka sejak awal pertandingan Senin dini hari itu sangat kontras dengan pendekatan Polandia karena Lewandowski yang justru salah satu striker paling produktif di dunia, dibiarkan sendirian di ujung skema bermain timnya hampir sepanjang laga.
Dia secara terbuka pernah meminta pelatih Polandia Czeslaw Michniewicz memberinya seorang mitra serang sehingga bisa menciptakan peluang yang lebih baik guna mencetak gol seperti sering dia lakukan di Bundesliga bersama Borussia Dortmund dan Bayern Muenchen sebelum pindah ke Barcelona.
Kekecewaannya tumpah begitu laga melawan Prancis usai ketika pemain berusia 34 tahun itu ditanya oleh media Polandia apakah dia berencana bermain dalam Piala Dunia berikutnya.
“Masih jauh jalan yang harus ditempuh dan, jelas, Anda harus menikmati permainan ini,” kata Lewandowski. “Jika kami menyerang, cobalah menyerang, itu akan sedikit berbeda. Tapi jika kami bermain bertahan, tak ada kegembiraan.”(*)






