Solusi yang dirasa sudah ditemukan sehari sebelumnya ternyata cuma salah perkiraan. Satu masalah diatasi, tapi banyak masalah muncul. Dia kemudian sampai mencoba sasis lama 2016 seperti yang dipakai Zarco. Namun hasilnya tetap nihil. ”Saya menggunakan sasis lama, menjajal mesin berbeda, elektronik berbeda. Tapi tidak ada solusi. Jujur saya tidak tahu mengapa,” imbuhnya.
Hanya ada satu bulan ke depan sebelum balapan pertama dimulai di Qatar. Vinales mendesak Yamaha untuk segera menemukan solusi sebelum uji coba terakhir di Qatar berlangsung 1-3 Maret. Menurutnya, Yamaha tidak fokus karena terlalu banyak hal yang ingin dicoba. (cak/nur)


