The Daddies Bawa Indonesia Unggul 2-1 Lawan India

  • Whatsapp
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan membuat Indonesia unggul 2-1 atas India pada semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020. (Nafielah Mahmudah/PP PBSI)

RADARSUKABUM.com – Indonesia memimpin 2-1 atas India pada semifinal Badminton Asia Team Championships 2020. Pada laga di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina hari ini (15/2), Hendra/Ahsan mengalahkan M.R. Arjun/Dhruv Kapila dengan skor 21-10, 14-21, 23-21.

Pada game pertama, Hendra/Ahsan terlihat akan sangat mudah untuk mengalahkan Arjun/Kapila. Ganda nomor dua dunia itu bermain sangat taktis, mendominasi, dan mendikte total permainan.

Bacaan Lainnya

Arjun/Kapila memang bukan pasangan elite. Mereka hanya berada di posisi 125 dunia. Jadi, wajar kalau Hendra/Ahsan relatif mudah untuk memenangkan game pertama.

Sempat ketat dalam kondisi 8-7, Hendra/Ahsan melaju jauh, memimpin 15-7, dan tidak terkejar sampai akhir game pembuka.

Namun, pada game kedua, Hendra/Ahsan tiba-tiba bermain di bawah penampilan terbaik mereka. Apalagi Arjun/Kapila tampil lebih agresif. The Daddies tertinggal jauh dengan skor 5-14, gagal untuk mendekat, dan akhirnya kehilangan game kedua.

“Mereka bagus dan nggak gampang mati. Kami ya kewalahan juga. Apalagi mereka ngubah permainan dari game pertama dan kedua,” kata Ahsan kepada wartawan di Rizal Memorial Coliseum, Manila.

Pada game penentuan, situasinya berlangsung dengan dramatis. Kedua pasangan saling berkejaran dalam pengumpulan angka. Dalam situasi 17-17, Hendra/Ahsan tiba-tiba melesat, mencetak tiga poin beruntun, dan mencapai match point lebih dulu dengan skor 20-17.

Namun, dua kesalahan sendiri yang dilakukan Hendra/Ahsan ikut membuat Arjun/Kapila bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Dalam situasi menegangkan, Hendra/Ahsan mampu tetap tenang dan akhirnya menang dengan skor dramatis, 23-21.

“Mereka cukup rapi juga mainnya. Nolob-nya bagus. Serangannya juga bagus. Memang, kondisi saya belum 100 persen (karena baru pulang dari Liga India, Red),” ujar Hendra.

“Kami masih banyak mati sendiri. Tapi, kami nggak mau mikirin kesalahan. Kami mikirin bagaimana kembali ke pola kami lagi dan fokus untuk mendapatkan poin dan mengikuti instruksi pelatih,” tambah Ahsan.

Indonesia unggul lewat Anthony Sinisuka Ginting. Namun, kekalahan Jonatan Christie atas Lakshya Sen membuat kondisi sama kuat 1-1.

Apakah terkejut dengan kekalahan Jonatan atas tunggal muda berusia 18 tahun itu?

“Enggak sih, sananya (Lakshya Sen) juga bagus,” ucap Hendra. (jpg)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *