Lebih lanjut, Arif juga menegaskan landasan penyebab adanya jentik hitam dalam galon harus melakukan penelitian dan penelusuran lebih lanjut sehingga ia juga membutuhkan kerjasama dengan pihak konsumen.
“Sesuai UU Perlindungan konsumen, Tim AQUA sudah berusaha untuk bertemu tapi tanpa hrs dijadikan konten yang melanggar kelaziman dan privasi namun konsumen menolak, sehingga motif konsumen menyampaikan keluhan produk dimaksud menjadi agak janggal,” lanjutnya.
Diketahui, konsumen sengaja mengunggah video tersebut untuk meminta pihak Danone memberikan keterangan lebih lanjut atas galon Aqua yang memiliki nomor seri 250626CBIC11 yang menurutnya berbahaya untuk dikonsumsi.
Hingga video itu telah ditonton sebanyak 4,8 juta kali, konsumen itu belum memberikan kronologi lebih lanjut terkait unggahan yang dibagikan di media sosial.(*)






