Tetua Adat Suku Baduy Minta Bupati Jaga 3 Gunung Ini, Alasan Bikin Terharu

Assisten Administrasi Umum Setda Kabupaten
Assisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pandeglang Ramadani (sebelah kanan) menyambut kedatangan Tetua Adat Suku Baduy Jaro Tanggungan Dua Belas Saudi Putra (kiri) beserta rombongan di Pendopo Pandeglang, Sabtu 7 Mei 2022 (Foto : Radar Banten)

PANDEGLANG — Warga Suku Baduy, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar menjaga kelestarian alam agar tidak terjadi bencana alam.

Permintaan itu disampaikan Tetua Adat Suku Baduy Jaro Tanggungan Dua Belas Saudi Putra saat menjalankan seba Baduy di Pendopo Bupati Pandeglang, Sabtu, 8 Mei 2022. Pada kesempatan Tetua Adat Saudi Putra ‘menitipkan’ tiga gunung yakni Gunung Karang, Gunung Aseupan dan Gunung Pulosari

“Pemerintah Daerah Pandeglang harus terus menjaga kelestarian alam agar tidak terjadi benca alam. Kami titip Gunung Karang, Gunung Aseupan jeng (dan) Gunung Pulosasri ulah (jangan) diruksak,” kata Tetua Adat Suku Baduy Jaro Tanggungan Dua Belas Saudi Putra di Pendopo Bupati Pandeglang.

Menurut Saudi Putra, menjaga alam bukan hanya warga Suku Baduy tetapi menjadi tugas semua masyarakat. Adapun tradisi seba inì sudah ada dari ratusan tahun silam yang dilakukan oleh para lelurunya.

“Seba ini sebagai peringatan kepada kita agar selalu menjaga kelestarian lingkungan. Karena dampak dari ruksaknya alam akan membawa bencana,” katanya.

Sementara itu, Assisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pandeglang Ramadani mengungkapkan, kelestarian alam sangat penting demi keberlanjutan populasi mahluk hidup. “Oleh sebab itu menjaga kelestarian alam merupakan kewajiban semua umat manusia,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.