Menurut Ujang Komarudin, jika memang kinerja Wakil Presiden Maruf Amin memuaskan, rakyat akan memberi apresiasi. Namun, jika yang terjadi sebaliknya, maka akan terus menjadi pertanyaan.
“Pertanyaan publik mesti dijawab dengan kinerja yang mengesankan. Bukan dengan pembelaan dengan cara mencari argumentasi pembenaran seolah-olah sudah bekerja, padahal kerjanya tidak kelihatan dan nggak ada dampaknya bagi masyarakat,” beber Ujang Komarudin.
Ujang Komarudin menilai, jika memang Wapres Ma’ruf Amin memiliki banyak prestasi, maka publik berhak mengetahui. “Silahkan publikasi agar rakyat bisa menilai dan tidak lagi bertanya-tanya tentang kinerjanya,” ujar Ujang Komarudin.






