Yang tak kalah keji adalah, KKB pimpinan Lamek Tablok juga membakar sejumlah rumah warga. Untuk sementara, warga saat ini diamankan di Pos TNI dan Polri yang ada di Kiwirok.
KKB sebelumnya melakukan pembakaran alat berat milik PT. Wijaya Karya (WIKA) yang sedang melakukan pembangunan jalan dari Oksibil ke Towe Hitam. Diduga aksi yang dilakukan KKB terkait ditangkapnya dua anggota KKB yang membawa lima pucuk senjata api dari Papua Nugini (PNG), Rabu (2/9).
Saat ini, kelompok tersebut diduga tengah menuju Batom. Kiwirok dan Batom merupakan salah satu distrik di Pegunungan Bintang yang berbatasan dengan PNG.






