Sementara satu rekan Joni Botak lainnya, Ela Wandagau juga ikut dikeroyok dan namun kabarnya kondisinya sekarat.
Joni Botak Dianggap Berkhianat
Menurut kabar yang beredar dari sumber lainnya, pertikaian kedua kelompok tersebut pemicunya adalah tudingan Joni Botak terhadap Kelompok Teroris Separatis Papua (KTSP) Lewis Kogoya.
Tudingan tersebut dilayangkan oleh Joni Botak ke Lewis Kagoya karena melakukan penembakan terhadap pesawat kargo milik Asian One di Bandara Beoga. Tudingan tersebut membuat Kogoya murka, hingga akhirnya menjebak Joni Botak untuk datang ke distrik Beoga dengan membawa amunisi.
Saat amunisi diterima, Kogoya pun menyampaikan protesnya terhadap tudingan Joni Botak hingga berujung penembakan terhadap Joni Botak dan anggotanya. Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengklaim telah mengeksekusi mati seseorang asli Papua yang mereka sebut sebagai penghianat perjuangan mereka.
Adapun sosok yang ditembak mati yakni Holem Uamang di Kampung Yulukoma. Holem Uamang disebut merupakan anak buah Joni Botak dari Kodap III Kali Kopi Timika. Holem Uamang dieksekusi mati oleh TPNPB KODAP VIII lantaran dirinya dianggap sebagai penghianat sekaligus mata-mata TNI-Polri.
“Tentara Pembebasan Nasional Papua barat-Organisasi Papua Merdeka Kodap VIII Intan Jaya berasil menembak mati satu mata-mata Intelejen TNI-Polri di Beoga,” ujar Sebby.






