NASIONAL

Pengamat : Jangan Ragukan TNI Mendoktrin Cinta NKRI kepada Keturunan PKI

×

Pengamat : Jangan Ragukan TNI Mendoktrin Cinta NKRI kepada Keturunan PKI

Sebarkan artikel ini
Tentara Nasional Indonesia.
Tentara Nasional Indonesia. Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan, memang sudah seharusnya negara mengedapankan prinsip-prinsip kesetaraan hak asasi manusia (HAM). Dia mendukung kebijakan baru Jenderal Andika Perkasa. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Selain itu, Fahmi juga mendukung langkah Jenderal Andika Perkasa menghapus persyaratan mengenai tes bahasa asing. Hal ini karena kemampuan tersebut bisa dilatih pada saat prajurit TNI tersebut lolos tes.

Bank bjb Tandamata

“Syarat kemampuan berbahasa asing, memang itu tidak perlu dilakukan, karena ketika pendidikan juga mampu dididik untuk mampu bisa berenang dan kemudian bahasa asing,” ungkapnya.

Menurut Fahmi sangat tidak fair, jika calon anggota TNI sudah lolos di banyak tes dan memiliki kompetensi yang baik. Namun, gagal lolos hanya karena tidak bisa berbahasa asing. “Jadi kurang fair, misalnya calon prajurit punya banyak kompetensi, tapi hanya karena tidak bisa bahasa Inggris kemudian enggak lolos,” tuturnya.