“Artinya pemerintah pusat harus segera melakukan re-evaluasi mulai dari pengadaan, pendistribusian dan petugas pelaksana vaksin yang bertanggung jawab di lapangan,” tuturnya.
Menurut anak buah Megawati Soekarnoputri itu, perubahan strategi melalui pengalihan penyelenggaraan vaksinasi kepada Polri agar pendistribusian vaksin di daerah lebih tertib. “Tepat sasaran dibandingkan dengan yang terjadi selama ini serta lebih aman dari kemungkinan terjadinya penyalahgunaan vaksin,” ungkapnya.
Dengan menjadikan lembaga Polri garda terdepan sebagai pelaku, pelaksana vaksin yang bisa berkoordinasi, membangun komunikasi dari tingkat provinsi bahkan sampai ke pedesaan.“Tentunya kerumunan dalam rangka vaksin tidak akan terjadi, bila dilakukan dengan cara jemput bola untuk vaksin hingga ke desa,” pungkas Junimart.






