Negosiasi Indonesia-Peru CEPA Dilanjutkan, Mendag Lutfi ‘Ngebut’

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi
Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Perdagangan Luar Negeri Peru, Ana Cecilia Gervasi di Bangkok, Thailand, Sabtu (21 Mei).

JAKARTA — Tertunda sejak 2017, kini pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) melanjutkan kembali upaya perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Peru (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA). Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi akan menugaskan tim teknis untuk mulai berkomunikasi dan bekerja sama satu sama lain agar negosiasi bisa segera dimulai.

Hal ini disampaikan Mendag Lutfi saat melakukan Pertemuan Bilateral dengan Wakil Menteri Perdagangan Luar Negeri Peru Ana Cecilia Gervasi Díaz. Pertemuan dilakukan di sela rangkaian pertemuan APEC 28th Minister Responsible For Trade (MRT) yang digelar pada 21—22 Mei di Bangkok, Thailand.

Bacaan Lainnya

“Perundingan Indonesia-Peru CEPA telah tertunda sejak 2017 karena isu-isu yang beredar dalam pendekatan yang digunakan untuk negosiasi. Namun, saya senang mendengar bahwa ada kemajuan yang signifikan pada masalah khusus ini,” ungkap Mendag Lutfi.

Menurut Mendag Lutfi, Indonesia dan Peru masih memiliki banyak potensi yang belum dimanfaatkan dalam hubungan perdagangan bilateral. “Saya percaya kelanjutan negosiasi CEPA Indonesia-Peru akan membawa keuntungan bersama dan meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara,” imbuhnya.

Sementara Wakil Mendag Peru juga menyampaikan persetujuannya untuk melanjutkan negosiasi CEPA melalui pendekatan inkremental. Menurutnya, Indonesia merupakan negara mitra penting bagi Peru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *