Bahkan Budi menuturkan, merujuk pendapat dari para epidemiolog bahwa testing yang benar memang untuk suspek dan pelacakan kontak erat. “Karena memang secara medis juga para epedemiolog selalu bilang testing yang benar adalah testing suspek dan kontak erat yang dilakukan di Puskesmas-Puskesmas kita,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Budi menegaskan pemerintah tidak memiliki anggaran untuk membiayai tes PCR gratis kepada seluruh Masyarakat ini. “Jadi kalau ditanggung negara ini tidak ada anggarannya,” ungkap dia. (*)






