“Masyarakat adat selama ini tersisihkan, padahal mereka adalah kelompok yang paling mampu menjaga hutan. Legalisasi ini memberi mereka ruang untuk berkontribusi,” jelasnya.
Menhut Raja Antoni juga meninjau Taman Nasional Tesso Nilo dengan terus melakukan restorasi untuk memastikan habitat gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) seperti Domang dan keluarganya tidak terganggu. Ia memastikan langkah-langkah penyelesaian yang dilakukan di Riau akan diterapkan juga di wilayah lain yang terdampak.
“Kedatangan saya dua hari ke Riau ini menjadi contoh apa yang kita kerjakan di tempat lain, termasuk di sumatera barat kita evaluasi di Sumatera Utara, Aceh dan daerah lain,” tuturnya.
Raja Juli menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperbaiki pengelolaan hutan secara menyeluruh sebagai respons atas bencana yang terjadi.(*)




