Pemudik motor merupakan salah satu isu yang menjadi perhatian pemerintah. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan bahwa survei Kemenhub menunjukkan, hampir 40 juta orang menyatakan keinginan mudik dengan motor.
Budi menambahkan, dalam mudik kali ini ada dua isu utama yang menjadi perhatian. Pertama, arus liburan wisata. Karena selain yang mudik, banyak masyarakat yang memilih berwisata saat Lebaran. Sementara itu, tidak semua bus pariwisata dalam kondisi siap. ”Kita mengharapkan pemerintah daerah melakukan upaya-upaya pencegahan dengan ramp check,” jelas Budi.
Isu kedua adalah pemudik dengan motor. Dengan perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan, dikhawatirkan terjadi kecelakaan. Meskipun tidak menganjurkan mudik dengan motor, Budi sudah memerintahkan untuk disediakan tempat bagi motor di semua moda. Baik itu gerbong kereta api, truk, maupun kapal. Itu, kata Budi, setidaknya bisa mengurangi jumlah pemudik motor di jalan raya. ”Jadi, orangnya bayar, motornya gratis. Di kampung silaturahmi tetap bisa menggunakan motor. Kita tetap harus bekerja sama dengan pemda,” tandasnya. (tau/c7/oni)






