NASIONAL

Masuk 10 Besar Penyampah Plastik Dunia, Danone Digugat Karena Gagal Tangani Sampah Plastiknya

×

Masuk 10 Besar Penyampah Plastik Dunia, Danone Digugat Karena Gagal Tangani Sampah Plastiknya

Sebarkan artikel ini
Sampah plastik di perairan laut
Sampah plastik di perairan laut merupakan salah satu ancaman lingkungan terbesar dunia. (foto : Pandek.Jawapos.com)

“Sekarang, kami memiliki undang-undang yang dirancang untuk membuat perusahaan bertindak untuk lingkungan,” katanya. “Ini adalah perubahan besar,” kata Weiss.

Bank bjb Tandamata

Sejauh ini, Danone membela diri dengan mengklaim bahwa sepanjang 2018-2021 mereka telah mengurangi penggunaan plastik hingga sebesar 12 persen. Danone juga mengklaim berkomitmen hanya akan menggunakan plastik daur ulang dan guna ulang pada 2025.

Tetapi, klaim Danone ini dibantah oleh lembaga Ellen MacArthur Foundation, yang bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membangun program keikutsertaan (voluntary program) yang melibatkan perusahaan-perusahaan besar untuk mengatasi sampah plastik.

“Danone tidak berada pada jalur yang benar untuk mencapai target tersebut,” demikian tulis laporan Ellen MacArthur Foundation (New York Times, 9/01/2023).

Danone agaknya akan semakin sulit berkelit, karena tuntutan hukum ini menjadi bagian dari tren hukum iklim yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Jumlah kasus hukum perubahan iklim di seluruh dunia telah meningkat berlipat ganda dari 2017 hingga 2022, dari sekitar 900 kasus menjadi lebih dari 2.000 kasus, baik yang sedang berlangsung maupun sudah selesai, demikian menurut data dari Grantham Research Institute dan Sabin Center for Climate Change Law. (*/hnd)