“Anehnya apa? Indonesia tuh melakukan reformasi, melakukan demokratisasi, membangun demokrasi agar korupsi bersih, karena di negara-negara lain, kalau demokrasi bagus, maka korupsinya bisa dibersihkan. Tetapi kayanya hasil penelitian itu, di Indonesia justru sejak demokratisasi malah korupsinya bertambah. Apakah demokrasinya yang salah? Tidak. Berarti praktik demokrasinya yang salah,” jelas Mahfud.
Sehingga kata Mahfud, jika berbicara praktik demokrasi salah, tidak bisa bertumpu pada satu institusi, pada eksekutif saja, legislatif saja, LSM saja, atau KPK saja.
“Saya sebagai Menko Polhukam tidak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh aparat penegak hukum untuk selalu bersinergi dalam penegakkan hukum,” terang Mahfud.






