Ketua MPR : Hari Santri Tidak Bisa Dipisahkan Dari Sejarah

Hari Santri tidak bisa dipisahkan dari sejarah perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan dari penjajah.

Begitu kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di sela Apel Sumpah Pemuda dan Jambore Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) se-Jawa Tengah di Alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (22/10).

Bacaan Lainnya

Saat itu, ujar Zulkifli, para santri, kyai, dan alim ulama di pesantren bahu membahu berjuang merebut kemerdekaan.

“Semua itu berbekal seruan resolusi jihad dari KH Hasyim Asy’ari, hubbul wathon minal iman atau cinta tanah air sebagian dari iman,” terangnya.

Kini setelah kemerdekaan direbut, maka tugas para santri adalah menjaga dan merawat kebhinnekaan sebagai landasan berbangsa.

“Kita isi kemerdekaan dengan merawat kebhinnekaan. Jangan lagi membeda-bedakan suku, ras dan latar belakang lainnya. Perbedaan itu sudah selesai 72 tahun lalu dengan Pancasila,” jelas Ketua Umum PAN itu. [ian/RMOL]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *