Saat ini, Pegadaian Syariah berkolaborasi dengan pemerintah melalui program Supermi (Super Mikro) memberikan bantuan modal berupa Kredit Usaha Rakyat tanpa agunan dengan nominal kisaran 1 juta hingga 10 juta rupiah.
Kedepannya, BDSP BPP Sukabumi akan bersinergi dengan Pegadaian Syariah Sukabumi untuk penyediaan data calon nasabah para pelaku usaha milenial di bidang pertanian untuk dapat mengakses program Supermi.
Lain halnya dengan BAZNAS. Menurut Kamaluddin, bantuan modal yang diberikan oleh BAZNAS kepada para pelaku usaha bukan bersifat pinjaman. Sehingga nominal yang diberikan tidak terlalu besar karena hanya bersifat seperti stimulan.
Selain mengundang lembaga keuangan non-bank, acara MAF Pojok Kredit di Sukabumi diramaikan dengan kehadiran Young Ambassador Program YESS dari Sukabumi, Iqbal Habibi dan para local champion Program YESS PPIU Jawa Barat, diantaranya, Encep Rijaludin yang sukses dengan produksi Bambu Hoki sampai diekspor ke beberapa negara ASEAN, dan juga Rajib Rivaldi, petani Cabai Sukabumi yang sukses memproduksi cabe hanya dalam kurun waktu 2 tahun. (wsd)






