Kemenkes: Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga Masyarakat Perlu Kajian

  • Whatsapp
Vaksin
MENAHAN: Ayu Kusuma, karyawati Rumah Sakit Islam Surabaya Ahmad Yani, menerima suntikan vaksin ketiga atau booster, Sabtu (14/8). Vaksinasi dilakukan bertahap karena KIPI yang lebih kuat. Dalam sehari, ada 42 orang yang divaksin booster. (Angger Bondan/Jawa Pos)

JAKARTA — Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemberian vaksin Covid-19 booster untuk masyarakat umum masih perlu kajian lanjutan.

“Untuk masyarakat nonkesehatan masih perlu dikaji lebih lanjut, diperlukan perencanaan sendiri. Tentunya kita menotifikasi penurunan kasus setelah enam bulan,” ujar dia dalam webinar Vaksinasi Covid-19 Kini dan Nanti, Rabu (8/9).

Bacaan Lainnya

Namun, kata dia, diperlukan data lebih lengkap untuk menentukan apakah dalam penanganan Covid-19 diperlukan pemberian vaksinasi tambahan pada masyarakat umum.

Menurut rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Nadia menjelaskan pada prinsipnya vaksin booster diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan (nakes) untuk mengatasi keadaan darurat dikarenakan banyak dari mereka yang terpapar Covid-19.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *