Kapolri Listyo Sigit: Berkat Dukungan Masyarakat Kasus Penembakan Brigadir J Terang Benderang

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers di hadapan wartawan di Mabes Polri, Jakarta, (12/7). Kapolri buka suara terkait insiden baku tembak sesama polisi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Sigit menjamin pengusutan kasus polisi tembak polisi akan dilakukan secara objektif, transparan dan akuntabel. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

JAKARTA — Tim Khusus Polri yang tangani kasus tewasnya Brigadir J mendapat pujian dari Kapolri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi karena Timsus sudah bekerja maksimal.

“Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan dari masyarakat serta seluruh anggota Polri, kami dapat bekerja maksimal dalam pengungkapan peristiwa penembakan di Duren Tiga menjadi terang benderang,” ungkap Sigit seperti dikutip dari laman akun Instagram pribadinya, Jumat Agustus 2022.

Bacaan Lainnya

Lanjut Kapolri, Timsus berupaya menemukan titik terang kasus kematian Brigadir J dengan mengedepankan scientific investigation. Tidak hanya Timsus, namun ada sejumlah stakeholder yang turut diapresiasi.

Diantaranya yakni Kedokteran Forensik, Balistik Forensik, Digital Forensik, Biometric Identification, dan tindakan lain yang tentunya bersifat ilmiah. Kapolri juga menyebut adanya pihak eksternal yang turut membantu yaitu Komnas HAM dan Kompolnas untuk menjamin transparansi penyidikan.

“Selain telah menetapkan empat orang tersangka, kami juga melakukan pemeriksaan Kode Etik yang bila ditemukan unsur pidana akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Lebih lanjut Sigit menjelaskan, Polri berkomitmen untuk mengusut tuntas perkara ini secara akuntabel, jujur dan transparan. Hal ini sesuai dengan harapan masyarakat dan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sehingga, dapat dipertanggungjawabkan kepada publik demi menjaga marwah dan nama institusi Polri,” tukasnya.

Dengan keseriusan ini, salah satu penyidik Polda Metro Jaya berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) juga ditahan di tempat khusus (patsus) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Penyidik tersebut diduga melakukan pelanggaran etik berkenaan penanganan perkara penembakan Brigadir J. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menerangkan, penempatan penyidik di patsus setelah melalui pemeriksaan.

Pos terkait