Warga Ponorogo Percaya Kiamat Sudah Dekat, MUI Datangi Ponpes MFM

Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto bersama MUI dan pihak Ponpes menepis isu kiamat Ponorogo. (foto: Radar Malang/Radarsukabumi.com grup)

PONOROGO, RADARSUKABUMI.com – Puluhan warga Ponorogo berbondong-bondong pindah ke Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Falahi Mubtadin’ (MFM) Malang karena mereka percaya kiamat sudah dekat.

Menyikapi hal itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang langsungf menyambangi Ponpes MFM yang berada di wilayah Kasembon tersebut.

Bacaan Lainnya

Perwakilan MUI Kabupaten Malang, Ibnu Mukti menyatakan sebelum isu ini berhembus di pemberitaan, pihaknya telah melakukan kroscek ke Ponpes MFM.

Kiamat Sudah Dekat, Warga Ponorogo Geger dan Mengungsi

Melalui klarifikasi ke pemimpin ponpes yang bersangkutan, dinyatakan yang disampaikan masih dalam koridor agama Islam dan tidak menyimpang.

Terkait ramainya pemberitaan warga Ponorogo hijrah ke Malang karena percaya kiamat sudah dekat, MUI Kabupaten Malang menyatakan sudah tanggap sejak awal.

Begitu berita ini mencuat, MUI langsung ambil sikap dengan bertabayyun alias mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya.

“Hasilnya kita pastikan Ponpes MFM ini tidak menyimpang. Masih tetap dalam koridor sesuai dengan agama Islam,” ujarnya saat melakukan klarifikasi di Polres Batu, petang, Rabu (13/3/2019).

Terkait dengan keyakinan mengenai kiamat, pria yang akrab disapa Gus Ibnu ini menambahkan jika belum ada kejelasan pasti dan banyak sudut pandang dari berbagai ulama. Salah satunya yang dilakukan di ponpes MFM tersebut.

Pihaknya menilai, sudut pandang mengenai kiamat yang diambil oleh ponpes MFM tidak ada masalah. Bahkan itu semua tercantum dalam Alquran dan hadits.

“Ini masalah sudut pandang, berbagai tokoh agama pun dalam menyikapi pengetahuan kiamat juga tidak sama. Dan 10 tanda besar kiamat yang disebutkan salah satunya mengenai meteor kaidahnya ada dalam Al Quran dan hadits. Hal ini harus bisa menjadi maklum,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *