Riski Rahmadhini Ditemukan Tinggal karena Dibunuh Calon Suami Oknum TNI

  • Whatsapp
Riski Rahmadhini Ditemukan Tinggal Tulang Usai Hilang 43 Hari, Dibunuh Calon Suami Oknum TNI

RADARSUKABUMI.com – Setelah dinyatakan hilang 43 hari, pegawai SDN 008 Balikpapan Tengah, Riski Rahmadhini akhirnya ditemukan. Riski Rahmadhini ditemukan dalam kondisi mengenaskan, yakni hanya tersisa serakan tulang-belulang.

Setelah diselidiki, ditemukan fakta bahwa Riski Rahmadhini dibunuh oleh oknum anggota TNI, Prajurit Kepala (Praka) berinisial MAM (32). Praka MAM adalah kekasih Riski Rahmadhini yang juga calon suaminya. Keduanya akan segera menikah. Bahkan, sudah mengurus persiapan pesta pernikahan.

Perempuan cantik yang akrab disapa Kiki itu dibunuh oleh MAM dengan cara dicekik. MAM merangkul kekasih yang akan segera dinikahinya itu, kemudian dengan cepat mencekiknya.

Berdasarkan pengakuan MAM, kejadian naas itu terjadi 1 Maret lalu. MAM mengajak Kiki ke kawasan Transad Km 8 tembusan TPA Manggar Balikpapan Timur.

Dia beralasan ingin melihat pemandangan dan membahas rancangan pernikahan mereka. Awalnya MAM bersikap romantis dengan merangkul Kiki. Namun tiba-tiba dia mencekik kekasihnya itu hingga tewas.

MAM kemudian menyembunyikan jenazah Kiki di balik semak-semak. Selang dua pekan dia sempat kembali ke lokasi dan melucuti pakaian yang dikenakan Kiki untuk menghilangkan barang bukti. Pakaian Kiki dibuang sekitar 2-3 meter dari TKP.

Awal pemeriksaan, MAM mengaku membunuh kekasihnya karena terus didesak segera menikah. Tapi, kemudian pengakuan MAM berubah. Ia menyebut aksinya itu dikarenakan orangtua tidak setuju.

Lalu ada juga alasan belum siap menikah, karena masih ingin melanjutkan pendidikan. Alasan yang masih berubah itu membuat penyidik terus melakukan pendalaman motif sesungguhnya.

MAM diketahui berasal dari Mojokerto. Dia sejak 2012 bergabung dengan Yonif 600 Modang setelah lulus pendidikan Tamtama. (prokal/izo)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *