“Masa kita diperlakukan seperti itu, dan tidak ada resistensi memadai seperti tidak ada pertahanan. Dan ironisnya, netizen kita mayoritas mendukung (Bjorka). Ini something wrong,” tegas Fadli.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mendorong ada evaluasi terkait perlindungan data milik masyarakat. Karena itu, Pemerintah harus mengatasi masalah bocornya data masyarakat diumbar ke ruang digital.
“Kita di dunia digital, kalau dulu perang fisik, sekarang cyber war. Harusnya ada persiapan, masa berlalu gitu saja. Siapa yang tanggung jawab. Harus ada yang dimintai pertanggungjawaban,” tegas Fadli. (*)






