BPOM : Kasus Anak Ginjal Akut, 133 Obat Sirop Dijamin Aman

Ilustrasi obat sirop.
Ilustrasi obat sirop. (Antara/Shutterstock)

JAKARTA — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengumumkan daftar obat sirop yang tidak menggunakan pelarut obat Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, dan atau Gliserin atau Gliserol. Dengan begitu, obat-obatan tersebut terbebas dari cemaran Etilen Glikol dan Dietilen Glikol (EG dan DEG) yang melebihi ambang batas dan memicu terjadinya gangguan ginjal akut.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, pihaknya telah melakukan penelusuran data registrasi terhadap seluruh produk obat bentuk sirup dan drops. Dari penelusuran tersebut, diperoleh data sejumlah 133 obat sirop tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan atau gliserin atau gliserol, sehingga aman sepanjang digunakan sesuai aturan pakai.

Bacaan Lainnya

Pada Konferensi Pers Kementerian Kesehatan tanggal 21 Oktober 2022 mengenai Perkembangan Penanganan Gangguan Ginjal Akut di Indonesia, telah diinformasikan 102 (seratus dua) produk obat yang digunakan pasien. BPOM melakukan penelusuran data registrasi untuk memastikan kandungan bahan yang digunakan pada 102 (seratus dua) produk obat, dengan hasil sebanyak 23 obat tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan atau gliserin atau.gliserol, aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai.

Tujuh produk telah dilakukan pengujian dengan hasil dinyatakan aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai. Tiga produk telah dilakukan pengujian dan dinyatakan mengandung cemaran EG/DEG melebihi ambang batas aman. Ketiga produk ini termasuk dalam 5 produk yang telah diumumkan pada penjelasan BPOM tanggal 20 Oktober 2022.

BPOM masih melakukan sampling dan pengujian terhadap 69 produk obat lain. BPOM melakukan intensifikasi surveilans mutu berbasis risiko, sampling, dan pengujian untuk memastikan seluruh produk yang beredar di pasaran tidak mengandung cemaran EG dan DEG melebihi ambang batas aman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *