NASIONAL

Antrian Online Sentuh Tanahku Permudah Warga Karawang Urus Sertipikat Tanpa Menunggu Lama

×

Antrian Online Sentuh Tanahku Permudah Warga Karawang Urus Sertipikat Tanpa Menunggu Lama

Sebarkan artikel ini

KARAWANG – Upaya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong digitalisasi layanan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kali ini, fitur Antrian Online dalam aplikasi Sentuh Tanahku terbukti mempermudah warga Kabupaten Karawang dalam mengurus berbagai kebutuhan pertanahan tanpa harus menunggu lama di loket pelayanan.

Kemudahan itu disampaikan langsung oleh Indri, salah satu pemohon di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Karawang. Ia mengaku kini tidak perlu lagi datang pagi-pagi dan menunggu berjam-jam demi mendapatkan giliran pelayanan.

Bank bjb Tandamata

“Saya merasakan kemudahan. Ini sudah dua kali saya mengurus sertipikat pakai Antrian Online. Kalau dulu seperti gambling, kita tidak tahu giliran kapan. Bisa datang dari pagi tapi belum tentu cepat dilayani,” ujar Indri saat ditemui di Loket Pelayanan Kantah Kabupaten Karawang yang dikutip Radar Sukabumi pada halaman resmi website Kementerian ATR/BPN, Selasa (29/10/2025).

Menurut Indri, fitur Antrian Online memberikan kepastian waktu pelayanan bagi masyarakat. Jadwal kedatangan bisa disesuaikan langsung dengan nomor antrean yang tampil di aplikasi.

“Sekarang enak, bisa lihat jam berapa giliran kita. Jadi gak perlu nunggu lama di kantor pertanahannya,” tambahnya. Kehadiran fitur ini ia manfaatkan untuk pengurusan peningkatan hak dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik untuk bangunan ruko miliknya.

Meski sempat merasa kebingungan di awal karena belum terbiasa menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku, Indri mengaku cepat beradaptasi karena tampilan aplikasinya cukup mudah dipahami.

“Kalau agak bingung saya tanya ke anak. Tapi setelah dicoba, ternyata gampang,” ujarnya sambil menunjukkan tampilan aplikasi di layar ponselnya.

Indri juga menyayangkan banyak masyarakat yang belum mencoba layanan digital ini. Menurutnya, sebagian warga lebih memilih datang langsung dan mengambil antrean manual, padahal cara tersebut sering membuat waktu mereka habis tanpa kepastian dilayani cepat.

“Sebenarnya mereka belum coba saja. Kalau sudah coba pasti merasakan sendiri kemudahannya. Banyak orang maunya cepat, tapi kalau ambil nomor antrean manual, kita gak bisa atur waktu dan gak tahu kapan dilayaninya,” ungkapnya.

Kehadiran Antrian Online diharapkan dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat. Selain membantu pemohon menghemat waktu, fitur ini juga mendorong suasana pelayanan yang lebih tertib, efisien, dan transparan di kantor pertanahan.

Ke depan, layanan digital seperti Sentuh Tanahku diharapkan semakin banyak digunakan sehingga masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama hanya untuk mengurus sertipikat tanah.

“Sekarang pelayanan BPN sudah bagus menurut saya. Sudah jauh lebih baik dibanding dulu,” pungkas Indri. (Den)