Alasan Jokowi Tidak Betah Tinggal di Istana Merdeka: Penyadapan Jadi Alasan

Istana Merdeka
Istana Merdeka (Foto : Indonesia.go.id)

Akan tetapi ternyata ketiga orang tersebut sama sekali tidak pernah mengetahui dan mendengar cerita dari Jokowi tentang hal tersebut. Karena masih penasaran, Panda Nababan akhirnya menanyakan pertanyaan yang sama kepada purnawirawan TNI yang pernah menjadi perwira intelijen.

Bacaan Lainnya

Setelah itu, barulah Panda Nababan mendapat jawaban yang jelas dari sang purnawirawan TNI yang tak disebutkan namanya itu. Disebutkan bahwa sebenarnya memang ada alat seperti proyektil yang bisa saja ditembakkan ke dinding suatu ruangan, lalu dinding itu merekam pembicaraan orang tersebut.

Bahkan alat itu dikatakan mampu ditembakkan dari kawasan Istana, seperti Jalan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Utara, sampai ke Jalan Veteran. “Beda halnya dengan Abdurrahman Wahid. Dia justru memilih tinggal di Istana Merdeka selama menjadi presiden. Gus Dur tidak takut pembicaraan di Istana disadap. Bahkan, di masa itu, Gus Dur mengubah suasana Istana menjadi lebih ‘kerakyatan’,” ujar Panda.

“Artinya, orang bisa masuk Istana dengan memakai sandal dan mengenakan kain sarung. Juga bebas merokok, sehingga gordin-gordin dan karpet pun bau asap rokok semuanya,” tambahnya.(*)

Pos terkait