Para peserta juga menerima Core Pre-Deployment Training Material (CPTM)—standar pelatihan PBB—dan Specialized Training Materials (STM) yang disesuaikan dengan tugas dan keahlian masing-masing personel.
Menariknya, pelatihan kali ini juga melibatkan pelaksanaan Quick Impact Project (QIP) oleh Satgas Kizi MONUSCO, yang merenovasi rumah warga kurang layak huni di Desa Tangkil. Ini menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta bentuk nyata kontribusi awal bagi komunitas sebelum keberangkatan ke wilayah misi.
Upacara penutupan dan penyematan baret biru menjadi puncak latihan pratugas ini sebuah simbol kehormatan dan tanggung jawab global. Dengan baret biru di kepala dan semangat menjaga perdamaian di hati, para Peacekeeper Indonesia siap menjalankan amanat PBB di tengah dinamika konflik yang terus berkembang di wilayah misi.(*)






