Rencananya, Lembaga Wakaf Do’a Bangsa akan segera memiliki gedung sendiri yang akan difungsikan sebagai pusat kegiatan ekonomi berbasis wakaf, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pengembangan UMKM dan pengentasan kemiskinan di Sukabumi. Model wakaf produktif ini bahkan telah masuk dalam RPJMD Kota Sukabumi sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan.
“Dengan pendekatan kolaboratif, saya yakin pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, dan penguatan ekonomi rakyat bisa terwujud secara nyata dan berkelanjutan,” tegas Ayep.
Kegiatan tersebut juga turut diisi dengan penyaluran santunan untuk anak yatim, sesi interaktif tanya jawab seputar wakaf, serta demonstrasi langsung tata cara berwakaf oleh Wali Kota. Ayep menyebut, kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat merupakan kunci dalam membangun ekonomi yang tidak hanya bertumbuh, tetapi juga berkeadilan dan bermartabat.(bam/d)






