KOTA SUKABUMI

TP PKK Kota Sukabumi Gencarkan Edukasi Cegah Pergaulan Bebas, Narkoba, dan Pernikahan Dini

×

TP PKK Kota Sukabumi Gencarkan Edukasi Cegah Pergaulan Bebas, Narkoba, dan Pernikahan Dini

Sebarkan artikel ini
MENJELASKAN: Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah saat membuka Bimtek dan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Tataliwargi se-Kelurahan Cikundul, Senin (11/8).
MENJELASKAN: Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah saat membuka Bimtek dan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Tataliwargi se-Kelurahan Cikundul, Senin (11/8).

SUKABUMI — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Sukabumi menegaskan pentingnya peran orang tua dalam membimbing dan mengawasi anak agar terhindar dari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, serta risiko pernikahan usia dini. Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Tataliwargi se-Kelurahan Cikundul, Senin (11/8).

Menurut Ranty, kemajuan teknologi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi membawa manfaat besar, namun di sisi lain dapat menimbulkan dampak negatif jika tidak digunakan dengan bijak. Ia mengingatkan agar orang tua aktif memantau penggunaan media sosial anak, seperti Facebook dan Instagram, karena perilaku orang tua sangat cepat ditiru oleh anak.

Bank bjb Tandamata

Ranty juga menyoroti bahaya pernikahan usia dini yang kerap memicu persoalan rumah tangga, termasuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ia menyebutkan bahwa usia ideal untuk menikah adalah minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Menurutnya, sosialisasi mengenai risiko dan aturan pernikahan perlu terus digencarkan agar masyarakat lebih memahami dampaknya.