Tekan Risiko, BPBD Kota Sukabumi Perkuat Kelurahan Tangguh Bencana

BPBD Kota Sukabumi
BPBD Kota Sukabumi saat melakukan sosialisasi soal kebencanaan

SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, bakal berupaya mengoptimalisasi kelurahan tangguh bencana. Hal itu, sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani mengatakan, optimalisasi kelurahan tangguh bencana ini perlu dilakukan untuk menghadapi baik jenis bencana non alam maupun bencana alam karena musim hujan dan cuaca ekstrem.

Bacaan Lainnya

“Ya, sejauh ini kami sudah membentuk sebanyak 17 kelurahan tangguh bencana,” kata Imran kepada Radar Sukabumi, Rabu (4/1).

Imran menjelaskan, 17 kelurahan tangguh bencana ini diantaranya, Kelurahan Gunungpuyuh, Karangtengah, Karamat, Subangjaya, Baros, Cikondang, Citamiang, Jayamekar, Limusnunggal, Cipanengah, Sukakarya, Cisarua, Benteng, Sudajaya Hilir, Cikundul, Sindangsari dan Situmekar.

“Targetnya semua kelurahan di Kota Sukabumi sudah tangguh bencana. Hal ini, tentunya untuk meminimalisir risiko bencana alam,” jelasnya.

Menurutnya, BPBD mempersiapkan diri berhubungan dengan kebencanaan salah satunya kolaborasi dengan semua unsur sehingga penanganan bencana bisa dilakukan secara terpadu dan terarah.

“Pada kelurahan tangguh bencana ini, di dalamnya ada unsur pelibatan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Sehingga antisipasi bencana, perlu ada kesepahaman akan kewaspadaan yang menjadi kata kunci selain kebersamaan,” bebernya.

Imran menambahkan, kelurahan tangguh bencana ini kolaborasikan dan kapitalisasi potensi masyarakat sekitar dalam menghadapi bencana. Di mana, BPBD secara aktif melakukan proses mitigasi, evakuasi dan lainnya yang berhubungan dengan kebencanaan.

“Kelurahan tangguh bencana jadi garda terdepan paling awal saat menghadapi musibah. Selain itu, dalam menelan risiko bencana kami juga gencar melakukan sosialisasi kebencanaan agar masyarakat dapat tetap siaga,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait