Oleh karena itu, meski PSDKU dilaksanakan di luar Kampus IPB, semua metode pembelajaran sama dengan di kampus utama.
“Nantinya kita bisa menyiapkan tenaga atau ahli di Sukabumi yang siap dipusatkan, dipakai dan dimanfaatkan untuk memecahkan persoalan pertanian,”ungkapnya.
Bahkan, kedepannya PSDKU IPB akan membuka program studi kelapa sawit. Karena kelapa sawit merupakan bahan ekspor maupun impor yang terus dibutuhkan. “Kami akan membuka program studi kelapa sawit, sehingga banyak yang membutuhkan tenaga ahlinya juga,”tandasnya.
(Cr17/t)



