Nurul menegaskan, meski sempat terjadi dinamika dua kubu di KNPI Kota Sukabumi, pihaknya tetap mengedepankan persatuan.
“Kalau di provinsi ada beberapa kubu, di Kota Sukabumi kita ingin satu KNPI. Panitia bahkan sudah mengundang dan menghubungi mereka langsung agar semua bisa ikut berpartisipasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, perbedaan pandangan harus tetap dijaga dengan etika dan persahabatan.
“Dinamika itu biasa. Tapi jangan lupa ada etika dan persahabatan. Jabatan hanya sementara, pertemanan harus seumur hidup,” tutup Kang Aun, sapaan Nurul Jaman Hadi. (ris/d)





