“Kami langsung menghubungi pihak yang berwajib, untuk memberitahukan kejadian ini agar secepatnya ditangani dan tidak lama kemudian polisi dan dinas terkait melakukan pencarian,”paparnya.
Menurutnya, kejadian seperti itu di Sungai Cisuda baru pertama kali terjadi. Kendati tidak sedikit pelajar yang kerap mandi di sungai tersebut, tetapi baru pertamakali ini memakan korban jiwa.
“Ya, banyak anak ketika pulang sekolah yang mandi di aliran sungai ini. Tapi, kejadian seperti itu baru pertama kali terjadi,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Baros, Kompol Suhendar menjelaskan, korban yang bernama Fajar Ihsan itu berada di Sungai Cisuda bersama enam orang temannya. Sebagian berenang, sementara yang lainya hanya melihat saja. Diduga korban tidak bisa berenang.
Pencarian korban dilakukan mulai jam 11.00 – 14.00 WIB. “Korban ditemukan di dalam sungai dalam posisi terjepit, karena ada cekungan di dasar sungai dan kami langsung membawanya ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan medis,” pungkasnya.(Cr16/t)



