Satsamapta Polres Sukabumi Kota Sikat Penjual Miras Berkedok Warung Jamu

Satsamapta Polres Sukabumi Kota
Personel Satsamapta Polres Sukabumi Kota saat melakukan pemeriksaan warung jambu di Jalan RA Kosasih, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole.

CIKOLE— Penjualan minuman keras (Miras) dengan berkedok warung jambu nampaknya masih menjamur di Kota Sukabumi. Bagai mana tidak, pada Rabu (23/11) malam, jajaran Satsamapta Polres Sukabumi Kota menindak tegas salah seorang pria berinisial G (32) asal warga Cianjur karena berkedapatan menjajakan minuman haram di Jalan RA Kosasih, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole.

Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menemukan 19 minuman keras berbagai merk yang disimpan di warung jamu. Jenis Miras tersebut diantaranta, dua botol Anggur Merah, satu botol Anggur Putih, delapan botol Intisari, tiga botol Beer Singaraja dan lima botol Arak Cap Orang Tua.

Bacaan Lainnya

“Setelah dilakukan penggeledahan petugas berhasil menemukan 19 botol Miras berbagai merk,” ungkap Kasat Samapta Polres Sukabumi Kota AKP Agus Suhendar kepada wartawan, Kamis (24/11).

Lanjut Suhendar, akibat perbuatannya pelaku terancam pasal 2 (1) jo pasal 6 (2) Perda Kota Sukabumi nomor 13 tahun 2015 Tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kota Sukabumi dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama lima bulan atau denda paling banyak Rp40 juta. “Ya, kami berikan tindakan tegas dengan dilakukan tindak pidana ringan (Tripiring),” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan upaya preventif Kepolisian dalam menjaga kondusifitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Kami dari Satsamapta Polres Sukabumi Kota lakukan penindakan berupa Tipiring terhadap pemilik warung yang masih menyediakan atau menjajakan minuman keras di warungnya. Padahal peredaran Miras di Kota Sukabumi ini sudah jelas tidak diperbolehkan dan melanggar Perda Kota Sukabumi,” tegasnya.

Tentunya, smabung Agus, upaya ini merupakan kegiatan preventif Kepolisian dalam menjaga Harkamtibmas di wilayah untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas yang diakibatkan Miras ini.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat atau siapapun untuk tidak memperjual belikan atau mengedarkan Miras ini.

Bila memang ada informasi mengenai hal ini, masyarakat bisa melaporkannya secara langsung kepada kami atau melalui program Bebeja Ka Polres yaitu melalui aplikasi pesan singkat di 082126054961, akun medsos maupun hotline Polri 110,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *