Rumah Terbakar, Dua KK Terpaksa Mengungsi

  • Whatsapp
EVAKUASI: Petugas Pemadam kebakaran BPBD Kota Sukabumi, polisi, PLN dibangunnya saat melakukan pemadaman api di Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros.

BAROS, RADARSUKABUMI.com – Dua kepala keluarga yang tinggal dalam satu rumah di Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros terpaksa harus mengungsi. Pasalnya, rumah yang ditempatinya itu ludes hangus dilalap sijago merah.

Informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, peristiwa yang terjadi pada Minggu (8/9) sekitar pukul 12:45 WIB itu diduga dari konsleting arus pendek listrik. Akibatnya, rumah Endang (50), yang dihuni dua kepala keluarga tersebut 85 persen terbakar dan memaksa pemilik rumah mengungsi sementara.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sukabumi, Zulkarnain mengungkapkan, keterangan yang dikumpulkan dari jendela saksi, api yang membakar rumah 12×8 meter persegi ini diduga bersumber dari konsleting listrik. “Dugaan sementara, api dipicu oleh konsleting arus listrik instalasi tv. Bangunan 85 persen terbakar, dan pemakai rumah terpaksa harus diungsikan,” terang Zul kepada Radar Sukabumi, kemarin (8/9).

Kepulan asap si jago merah itu, lanjut Zul, diketahui oleh warga sekitar yang langsung berteriak meminta bantuan warga sehingga api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian ditaksir mencapai seratus juta rupiah. “Saksi melihat api sudah besar, masyarakat sekitar langsung bergotong royong membawa air untuk memadamkan api. Para penghuni rumah pun menyelamatkan diri keluar,” ungkap Zul.

Dalam peristiwa itu, pihaknya menerjunkan tugas unit mobil pemadam kebakaran dibantu kepolisian dan PLN. Menurutnya, akses ke lokasi cukup sulit karena berada pada kawasan padat penduduk. “Saat ini api sudah dikendalikan dan dilakukan pendinginan, kendala dilapangan informasi tidak cepat disampaikan, akses menuju lokasi sempit dan berada di kawasan padat penduduk,” pungkasnya.

 

(upi/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *