Berdasarkan hasil Detail Engineering Design (DED) dari kementerian, estimasi anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp6,2 miliar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun telah meninjau langsung kondisi IPLT sebagai bagian dari evaluasi kelayakan pengajuan bantuan.
“Saat ini Disperkim Jabar tengah meninjau kondisi eksisting. Kami berharap dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat agar revitalisasi bisa segera terealisasi,” kata Iwan.
Iwan menegaskan bahwa revitalisasi IPLT merupakan bagian dari pelayanan dasar masyarakat yang sangat penting. Fasilitas ini harus berfungsi optimal agar pengelolaan sanitasi perkotaan berjalan sesuai standar nasional. “Kami harap pembangunan ini menjadi prioritas. Kesehatan lingkungan tak boleh ditunda,” tutupnya.(bam/d)






