Puskesmas Lembursitu: Satgas Covid-19 Imbau Warga Diam di Rumah

  • Whatsapp
Pemberian informasi tentang virus corona dari Puskesmas Lembursitu (foto: Fawzy/radarsukabumi)

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Puskesmas Lembursitu Kota Sukabumi yang kini berlokasi di Jalan Loa Copong, RT 02/21, Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi memberikan pemahaman tentang kesiapsiagaaan Covid-19 atau virus corona. Dalam kegiatan tersebut, puskesmas mengundang seluruh ketua RW di Kelurahan Lembursitu dan Kelurahan Situmekar.

“Acara ini sekalian untuk memantapkan para Satgas Covid-19 tingkat RW yang ada di kelurahan Lembursitu dan Situmekar,” kata perawat fungsionaris Puskesmas Lembursitu, Agung Krislan kepada Radarsukabumi.com, Rabu (1/4/2020).

Bacaan Lainnya

Ya, sebagai salah satu upaya dalam mencegah penyebaran virus corona, kedua pemerintah kelurahan tersebut telah membentuk Satgas Covid-19 di tingkat RW. Hadirnya satuan gugus tugas ini diharapkan dapat membantu peran puskesmas dan kelurahan untuk memberikan edukasi dan deteksi dini terkait covid-19 kepada masing-masing warga.

“Karena banyak kesimpang siuran mengenai informasi di masyarakat sehingga banyak spekulasi yang menimbulkan polemik. Untuk itu kami kumpulkan Satgas Covid-19 yang ada di kelurahan Lembursitu dan Situmekar untuk menyamakan persepsi tentang Covid-19 dan bagaimana penanganannya,” kata Agung.

Berdasarkan pemantauan pewarta di lapangan, pelaksanaan kegiatan ini tak lepas dari protkol pencegahan covid-19 seperti physical distancing, pengecekan suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer. Tak sedikit pula para peserta yang memakai masker sebagai tindakan preventif mandiri.

“Acara ini tetap harus dilakukan karena mengingat pentingnya apa yang ingin kami sampaikan. Karena untuk saat ini masih ada ODP covid-19 di wilayah Lembursitu dan Situmekar. Untuk yang PDP sudah dinyatakan selesai dan keluarganya pun sudah dilakukan rapid test hasilnya negatif,” ujarnya.

“Kami mengharapkan masyarakat Lembursitu dan Situmekar paham akan covid-19 dan sadar diri masing-masing agar diam di rumah. bahwa virus ini tidak harus ditakuti, tapi diwaspadai. Jangan sampai terjadi penyebaran yang lebih luas,” tuntas Agung. (izo/rs)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *