WARUDOYONG — Selama dipungsikan tempat evakuasi sementara (Tesa) di Nyomplong RT2/3, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, sepi peminat karena warga yang rumahnya mengalami kerusakan lebih memilih tinggal bersama koleganya dibanding harus singgah di Tesa yang sudah disediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Imran Wardani mengatakan, Tesa ini sudah dipungsikan beberapa waktu lalu. Namun, hingga saat ini masih sepi penghuni.
“Ya, tempat evakuasi sementara sudah berpungsi tetapi belum ada yang mengisi,” kata Imran kepada Radar Sukabumi, Jumat (28/5).
Padahal, lanjut Imran, BPBD Kota Sukabumi tidak hentinya mensosialisasikan kepada masyarakat terkait keberadaan Tesa ini untuk para korban bencana yang kehilangan tempat tinggalnya sehingga sementara waktu bisa mengungsi di Tesa.
“Kami juga menawarkan kepada korban rumah roboh, tetapi lebih memilih tinggal bersama saudaranya. Kami siap untuk mengantisipasi, saat ini Tesa di standbykan saja,” ucapnya.
Imran menerangkan, dalam Tesa ini tersedia tujuh kamar, empat kamar mandi dan ruang keluarga dan dapur sehingga mampu menampung sebanyak 14 jiwa.
“Kami menyewa Tesa ini seharga Rp12 juta pertahun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi tahun anggaran 2020,” jelasnya.
Tesa ini, lanjut Imran, sebagai salah satu bentuk kesiapan siagaan bencana. Saat ini, bagi korban bencana yang kehilangan tempat tinggalnya bisa menyinggahi Tesa tersebut.
“Nah saat ini, para korban untuk sementara waktu bisa menempati Tesa. Ini sebagai salah satu bentuk kesiap siagaan bencana,” pungkasnya. (bam/t)






