Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat, sehingga tercipta lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan lancar tanpa harus selalu mengandalkan penindakan. “Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk berperan aktif sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas, dengan mematuhi rambu, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ucapnya.
Dengan digelarnya Operasi Keselamatan Lodaya 2026, diharapkan Kota Sukabumi semakin tertib berlalu lintas serta mampu menekan risiko kecelakaan yang berpotensi merenggut korban jiwa. “Semoga dengan adanya operasi ini dapat menekan pelanggaran lalu lintas,” pungkasnya. (bam/d)






