Pemkot Sukabumi Siapkan 260 Kuota Nikah Massal, Simak Caranya

CIKOLE-Pemkot Sukabumi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah akan melaksanakan kegiatan program nikah massal jumlah kuota sebanyak 260 untuk pasangan calon pengantin (Catin).

Program nikah massal tersebut tujuannya untuk meminimalisir pihak perempuan supaya tidak dirugikan. Karena Pemkot Sukabumi akan memfasilitasi sampai dengan nikah secara sah atau negara.

Bacaan Lainnya

Analis Kebijakan Ahli Muda Setda Kota Sukabumi, Erry Yuanawati Program mengatakan, program nikah massal ini bukan nikah massal yang ditentukan dalam satu waktu secara bersamaan dengan jumlah sekian ratus orang, melainkan program nikah massal tersebut lebih menekankan pada edukasi pra nikah,” ucapnya kepada awak media, Rabu (9/3).

Diterangkan dia, program nikah massal ini kuotanya sebanyak 260 pasangan untuk calon pengantin dari kategori warga kurang mampu. Adapun untuk program nikah massal ini dapat diikuti oleh catin dengan persyaratan usia minimal 19 tahun dan maksimal 30 tahun.

“Sedangkan untuk fasilitasnya, yaitu nikah gratis, narasumber pelatihan pra nikah, konsumsi Catin, administrasi pembuatan surat-surat pendukung, pelatihan pra-nikah, Imunisasi/vaksin TT (bagi calon pengantin Wanita), HIV, Sipilis dan Hepatitis.

Kemudian surat keterangan sehat, pemberian vitamin FE, pembuatan KTP dan KK pasca pernikahan, pembuatan akta kelahiran bagi catin yang belum punya, dan terakhir sembako” jelasnya.

Lanjut Erry, dalam program nikah massal, para catin akan diberikan beberapa fasilitas, mulai dari edukasi pra nikah, pelayanan kesehatan dan pembuatan dokumen administrasi kependudukan seperti KTP, KK dengan status perkawinan baru, serta akta kelahiran jika catin belum memilikinya.

“H-10 dari tanggal pernikahan, kami akan mendaftarkan calon pengantin untuk menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing sesuai dengan wilayahnya. Para catin juga dapat memilih tanggal pernikahan mereka sendiri dalam program ini,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, berharap dengan program nikah massal yang di gagas oleh Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) itu bisa memfasilitasi masyarakat yang sudah ingin menikah, tetapi dari kalangan ekonomi yang kurang mampu.

“Kita juga meminta dukungan dari berbagai pihak. Semakin besar dukungan dari berbagai pihak, semakin besar juga kuota yang akan diberikan untuk mengikuti program nikah massal ini,” pungkas Fahmi kepada awak media, usai melakukan kegiatan sosialisasi PBB, di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh. (cr1/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *