Lanjut Fahmi, Ke depan Udunan online diharapkan tumbuh dan berkembang dan mari sama- sama sosialisasikan program ini agar jadi bagian budaya warga Sukabumi. Misalkan setiap Jumat berkah warga bisa berdonasi Rp 10 ribu atau Rp 5 ribu maka hal ini sudah luar biasa. “Saya yakin akan banyak masalah sosial bisa diselesaikan berbasis masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Punjul Saeful Hayat mengatakan, ide program ini berawal dari Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Di mana bantuan ini berbasis masyarakat untuk membantu warga dengan cepat berdasarkan donasi dari warga.
Di mana kata Punjul, saat ini donatur terbanyak dari kalangan Pemkot Sukabumi. Ke depan para donatur bisa berasal dari semua elemen masyarakat. (bal/*)






