Perpustakaan Cisarua Sukabumi Wakili Jabar di Tingkat Nasional

  • Whatsapp
Tim penilai dan pengurus Perpustakaan Cisarua Kota Sukabumi. (foto: Fawzy/radarsukabumi.com)

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Perpustakaan Cisarua atau Percis yang berada di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi menjadi wakil Provinsi Jawa Barat dalam ajang Lomba Perpustakaan Daerah Kelurahan Tingkat Nasional 2019. Perpustakaan binaan Pemerintah Kelurahan Cisarua Kota Sukabumi ini sebelumnya menjadi juara di tingkat provinsi Jawa Barat sehingga berhak mengikuti ajang nasional.

Untuk itu, bertempat di Perpustakaan Cisarua digelar Penilaian Lapangan oleh tim Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI pada Senin (1/7/2019) pagi tadi.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, Perpustakaan Cisarua menjadi wakil Kota Sukabumi sekaligus wakil provinsi Jawa Barat untuk mengikuti lomba di tingkat nasional,” kata Ketua Perpustakaan Cisarua Yusmeli Japar kepada Radarsukabumi.com di halaman Perpustakaan Cisarua.

Teuku Syamsul Bahri, salah seorang tim penilai dalam mengatakan, tema besar pada lomba kali ini terfokus kepada dua faktor, yakni sosial dan ekonomi. Kehadiran perpustakaan desa diharapkan dapat memberikan pengaruh pada dua hal tersebut sehingga dapat meningkatkan minat baca masyarakat.

“Saya lihat di Perpustakaan Cisarua ini bagus ya. Ada pemeberdayaan UMKM nya, pemberdayaan masyarakatnya dan program-program sosialnya. Sehingga diharapkan minat baca masyarakat atau kecintaan terhadap literasi dapat tinggi,” kata Syamsul Bahri, Pustakawan Ahli Utama pada Perpusnas RI.

Dalam ekspos penilaian lapangan tersebut, Perpustakaan Cisarua memamerkan produk-produk UMKM hasil binaannya. Seperti kuliner, kerajinan tangan dari bahan daur ulang, batu alam, buku-buku karya pengurus perpustakaan, hingga program-program yang telah berjalan semisal kelas bahasa Perancis.

“Jadi dengan adanya perpustakaan, masyarakat mendapatkan ilmu pengetahuan lewat buku-buku atau literasi digital yang ada. Seperti yang ada di Perpustakaan Cisarua ini, ada buku tentang bagaimana membuat bros, yang itu diimplemetasikan lewat kelas membuat bros dengan memberdayakan masyarakat sekitar. Dari pengetahuan, menjadi ke pendapatan. Begitulah seharusnya fungsi perpustakaan di era milenial ini untuk meningkatkan minat baca,” papar Syamsul.

Sementara itu, dalam penialaian lapangan oleh Perpusnas RI hadir pula Ketua Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sukabumi Nicke Siti Rahayu, dan Camat Cikole Ayi Jamiat, Lurah Cisarua Yudi Supriyadi.

(izo/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *