Pemerintah Kota Sukabumi

Perdagangan Kota Sukabumi Mulai Normal Kembali

RADARSUKABUMI.com  – Kondisi perdagangan di Kota Sukabumi rupanya berangsur normal kembali. Walaupun Pemerintah Kota Sukabumi masih memberlakukan pembatasan jam operasional dan kapasitasnya, namun geliat perekonomian di kota kecil sejuta cerita ini mulai bangkit.

Hal ini diungkapkan, Pelaksana Tugas Dinas Koperasi, Perdagangan, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Sukabumi, Didin Syafrudin. Menurut dia, geliat perekonomian, khususnya pada sektor perdagangan dan jasa di Kota Sukabumi mulai berangsur pulih.

“Hasil monitoring kami, memang secara umum jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya sudah lebih baik. Kondisi ini bisa terlihat disejumlah kawasan perdagangan di Kota Sukabumi,” ungkap Didin saat dihubungi Radar Sukabumi, Kamis (8/7).

Kondisi perdagangan yang mulai normal, terlihat di pasar tradisional Kota Sukabumi. Dimana, para pengunjung mulai bertambah dibandingkan beberapa waktu lalu.

Hal itu, tentunya pasti berdampak pada pendapatan para pedagang dan kondisi perekonomian. “Pemantauan dan monitoring, khususnya di Pasar tradisional dan modern, para pengunjung itu mulai meningkat kembali,” sebutnya.

Kendati demikian, pihaknya terus memastikan protokol kesehatan di kawasan perdagangan diterapkan dengan baik. Termasuk, jam operasional pada sektor perdagangan.

“Ya memang kondisi perkembangan Covid-19 di Kota Sukabumi mulai terkendali, tapi bukan artinya kita harus mengabaikan protokol kesehatan, termasuk pada sektor perdagangan,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya masih menyusun skema pemulihan ekonomi di Kota Sukabumi. Namun begitu, dengan geliat perdagangan yang mulai pulih juga membantu pemulihan Kota Sukabumi.

“Skema pemulihan ekonomi secara umum kami sudah siapkan, tapi nanti kami pun menunggu keputusan pimpinan, yang pasti dengan berkolaborasi dengan bebragia pihak kota sukabumi diyakini akan segera pulih,” pungkasnya. (upi)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button