Pemkot Sukabumi Lakukan Kick Off Bian, Targetkan 24 Ribu Balita Terimunisasi

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat melakukan kick off Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dengan pemberian vitamin A dan penimbangan di Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Senin (1/8).

SUKABUMI — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melakukan kick off Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dengan pemberian vitamin A dan penimbangan.

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, Pemkot Sukabumi menargetkan sebanyak 24 ribu balita usia 9 hingga 59 bulan dapat mendapatkan imunisasi campak rubella dan imunisasi untuk melengkapi status imunisasi balita.

Bacaan Lainnya

”Ada empat hal kriteria anak di Indonesia yang harus dipenuhi,” kata Fahmi disela-sela kick off BIAN di Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Senin (1/8).

Lanjut Fahmi, Bian ini sebagai upaya agar anak Indonesia dari sisi otak atau IQ cerdas, dari sisi fisik sehat dan ketiga akhlak paripurna terkait emosional dan dari sisi spiritual atau ibadah yang kuat.

“Salah satu upaya mengejar capaian itu, maka secara nasional dilakukan intervensi agar warga Indonesia sehat dan salah satu caranya digelar serentak launching Bian,” ujarnya.

Dengan imunisasi lengkap dan sempurna, maka otak anak cerdas dan diharapkan ibadahnya jadi sempurna.

Selanjutnya, pemberian vitamin A menguatkan daya tahan anak, sehingga mampu membentengi tubuh anak dari serangan penyakit.

“Target sasaran anak yang mengikuti Abang BIAN sebanyak 24.384 balita usia 9 bulan hingga 59 bulan. Harapannya pada Agustus 2022 ini semuanya bisa mendapatkan imunisasi,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Rita Fitrianingsih menambahkan, kick off Abang BIAN ini dilakukan serentak mulai 1 Agustus 2022.

” Selain imunisasi diberikan pula Vitamin A yang sangat bermanfaat kepada anak selain untuk kesehatan mata juga untuk peningkatan daya tahan tubuh anak,” ujarnya.

Imunisasi BIAN ini, sambung Rita, khususnya campak dan rubella. Pelaksanaannya melibatkan 718 pos baik posyandu, PAUD, rumah sakit dan klinik.

“Target sasaran sebanyak 24.384 balita usia 9 bulan hingga 59 bulan. Sementara tenaga vaksinator sebanyak 138 orang dan akan bertambah terus,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait