Diskopdagrin Kota Sukabumi Klaim Stok Kedelai Aman

  • Whatsapp
Salah seorang pekerja saat memperlihatkan kedelai yang mengalami peningkatan harga.

SUKABUMI — Meki harga komoditas kacang kedelai mengalami peningkatan harga, namun Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, memastikan stok kacang kedelai aman. Kenaikan harga kacang kedelai sebagai bahan baku tempe dan tahu ini berskala nasional.

Kepala Diskopdagrin Kota Sukabumi Ayi Jamiat mengatakan, Diskopdagrin sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Diskopdagrin Jawa Barat, bahwa stok kacang kedelai itu ada.

Bacaan Lainnya

Namun, dalam menyikapi persoalan harga tersebut ke depannya di setiap daerah harus ada petani yang langsung menanam kedelai. Dan memang persoalan ini sudah dirasakan bukan kali ini saja. “Kalau di pembeli tidak terlalu mempermasalahkan ya.

Namun, justru yang sangat dikhawatirkan itu kacang kedelainya yang tidak ada,” kata Ayi kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.

Lanjut Ayi, naiknya harga kacang kedelai itu skala nasional yang tidak bisa diintervensi, dengan fluktuasi harga, inflasi dan sebagainya.

“Diskopdagrin hanya memastikan bahan pokok penting itu ketersediaannya ada sedangkan untuk harga ada Tim Inflasi Daerah (TIFD) guna mengendalikan harga misalanya dengan melakukan operasi pasar.

Kami sudah berkoordinasi dengan Kopti Kota Sukabumi intinya dengan menaikkan harga jual tempe tahu silahkan saja untuk menyesuaikan dengan kebutuhan.

Kalau harga kacang kedelai mahal tidak mungkin tidak dinaikkan harganya dan Kopti tidak sembarangan menaikkan harga sudah mengkajinya,” ujarnya.

Diskopdagrin, lanjut Ayi, akan terus melakukan pemantaun terkait stok komuditas kacang kedelai ini agar tidak terjadi kelangkaan disetiap para pedagang. “Setiap hari, memang petugas terus melakukan pemantauan harga dan stok semua komuditas termasuk kacang kedelai ini. Hingga saat ini, stoknya masih aman,” pungkasnya. (bam/t)

loading...

Pos terkait