Dinkes Kota Sukabumi Kembali Gemborkan Vaksinasi Dosis Dua

Kondisi Kantor Dinas Kesehatan Kota Sukabumi
Kondisi Kantor Dinas Kesehatan Kota Sukabumi

SUKABUMI – Awal tahun, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, kembali membuka pelayanan vaksin booster dosis dua yang bakal dibuka di dua lokasi. Yakni, Puskesmas Selabatu Kecamatan Cikole dan Puskesmas Baros Kecamatan Baros.

Masyarakat Kota Sukabumi, yang sudah memenuhi syarat untuk mendapat vaksinasi Covid-19 dosis keempat ini sudah bisa mengakses di dua lokasi tersebut, setiap hari Selasa dan Kamis.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Wita Darmawanti mengatakan, pelayanan ini dibuka seiring dengan terbitnya surat edaran dari Kementerian Kesehatan terkait pelayanan vaksinasi untuk masyarakat.

Di awal tahun ini, layanan vaksinasi dibuka sejak Selasa (24/1/2023) kemarin. Sementara jenis untuk vaksin yang disediakan adalah jenis Pfizer, sesuai dengan persediaan yang ada saat ini.

“Hari kemarin kurang lebih ada 81 orang yang mendapat vaksin booster dosis II. Tidak ada target berapa orang yang harus divaksin kali ini, terpenting sudah memenuhi syarat, berusia 18 tahun ke atas, serta sudah punya e-ticket di PeduliLindungi,” kata Wita kepada Radar Sukabumi, Kamis (26/1).

Kendati demikian, lanjut Wita, saat ini tidak digelar besar-besaran seperti sebelumnya karena menyesuaikan dengan kemampuan. Sebab itu, Dinkes mengajak masyarakat yang sudah memenuhi syarat untuk segera mendapat pelayanan vaksin booster dosis II di Puskesmas Selabatu dan Baros setiap Selasa dan Kamis pada jam kerja.

“Apalagi, sejauh ini di Kota Sukabumi sendiri tingkat kesadaran masyarakat untuk mengakses layanan vaksinasi bisa dibilang cukup baik, sehingga situasi Covid-19 terkendali,” ujarnya.

Pihaknya berharap, masyarakat sudah bisa mandiri dan bisa menganggap vaksinasi ini merupakan kebutuhan untuk menjaga kekebalan tubuh.

“Terpenting tetap menjaga kesehatan diri sendiri agar tetap produktif. Dengan tubuh yang sehat kita bisa terus produktif. Kemudian masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh menggunakan kereta maupun pesawat masih diberlakukan syarat vaksin booster dosis II ini,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait