Pemerintah Kota Sukabumi

CCTV Dishub Minimalisir Kejahatan Jalanan

KOTA SUKABUMI – Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengintai milik Dinas Perhubungan Kota Sukabumi rupanya amat membantu merekam, meminimalisir kriminalitas jalanan di Kota Sukabumi. Saat ini, 46 CCTV tersebar disetiap sudut jalanan Kota Sukabumi yang siap memantau arus lalu lintas dan tindakan krimininalitas.

Hal itu, diakui oleh petugas control room Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Masagus Idham Wahyudi. Dijelaskannya, selain memantau arus lalu lintas di Kota Sukabumi, keberadaan kamera pengintai tersebut juga kerap kali membantu proses penyelidikan kepolisian.

“Memang, kalau peruntukan awalnya untuk memantau arus lalu lintas di jalanan Kota Sukabumi, tetapi juga berfungsi lain, sektor halnya menjadi alat rekam beberapa peristiwa, seperti halnya tindakan kriminalitas jalanan,” jelasnya kepada Radar Sukabumi saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (11/3).

Disebutkan Idham, saat ini terdapat 46 CCTV yang setiap harinya memantau arus lalu lintas di Kota Sukabumi. Keberadaan CCTV tesebut amat membantu, salah satunya untuk menginformasikan kepada petugas bilamana terjadi kemacetan dan lainnya.

“Jelas tugas kami sangat terbantu, apalagi saat ini kami sedang giat-giatnya memberantas para parkir liar, dengan kamera pengintai ini kami cukup mudah memantau jelanan,” ujarnya.

Idham juga berharap, selain bisa memantau arus lalu lintas, keberadaan CCTV tersebut bisa meminimalisir angka kriminalitas jalanan. 46 CCTV terpasang di lokasi-lokasi strategis, seperti lampu merah, ruas utama dan pusat kota.

“Kami harap sih setidaknya, para pelaku kejahatan jalanan berpikir untuk menjalankan aksinya kerana terpantau CCTV kami, “imbuhnya.

Idham juga menyebut, jumlah CCTV yang saat ini dimiliki oleh Dinas Perhubungan Kota Sukabumi masih belum ideal. Pihaknya pun sudah mengusulkan kepada pimpinan ada ada penambahan kembali.

“Kedepan kami ingin setiap penjuru kota itu terpantau, bahkan pengennya sih bisa juga memberikan himbauan dalam bentuk suara apabila ada pelanggaran lalu lintas dan aksi-aksi lainnya,” pungkasnya. (upi/t)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button