KOTA SUKABUMI

Melihat Aktifitas Kepedulian Pemuda Lintas Agama Seusai Salat Idul Adha

Tak Pandang Agama, Tunjukan Sikap Toleransi

RADARSUKABUMI.com – Sikap toleransi yang dilakukan oleh Para pemuda dan Pemudi Kota Sukabumi patut diberikan contoh bagi seluruh masyarakat Republik Indonesia. Mereka yang tergabung dalam pemuda lintas agama ikut andil membersihkan Lapang Merdeka usai melaksanakan salat Idul Adha, kemarin.

Serpihan kertas koran sisa salat Idul Adha 1440 Hijriah yang dipusatkan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sekejap hilang. Padahal kertas koran yang tersebar di area salat Idul Adha di Lapang Merdeka sampai jalan Perintis Kemerdekaan cukup melimpah. Ternyata puluhan pemuda dan pemudi dari lintas agama menyisir seluruh area salat Idul Adha hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja. Selain pemuda yang menggunakan sarung dan berpeci memungut kertas koran, juga banyak pemuda pemudi yang berwarna kulit putih dan bermata sipit. Ternyata mereka merupakan komunitas dari pemuda remaja gereja se Kota Sukabumi. Tentunya kegiatan ini menjadi contoh masyarakat, perbedaan agama suku dan budaya bukan lah bukan lah penghalang kerukunan umat beragama.

Ketua PC GP Ansor Kota Sukabumi Sudar Fauzi mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk silaturahmi, toleransi dalam bentuk keragaman di Kota Sukabumi. Kegiatan pertama tersebut akan terus berlanjut di berbagai kegiatan keagamaan lainnya. “Ini langkah awal, nantinya kita akan terus bertemu di berbagai kegiatan lainnya,” ujarnya, Minggu (11/8)
Menurutnya, kebersamaan tersebut pun akan berdampak baik bagi Kota Sukabumi. Terutama dalam membangun Kota Sukabumi. “Kebersamaan ini dalam rangka bersama sama membangun Kota Sukabumi,” ucapnya.

Sampah yang didominasi koran bekas akan dikumpulkan. Setelah itu diberikan kepada pemulung. “Setelah dikumpulkan dan dirapihkan, nanti diberikan kepada pemulung yang sudah ada,” ungkapnya.

Pembina Komisi Pemuda Remaja Gereja Kota Sukabumi Ezra Theodores menambahkan, Idul Adha menjadi momen dalam mempererat persatuan, kesatuan dan persaudaraan. Menurutnya ini merupakan satu hal yang perlu dilakukan dan dirajutkan untuk menjalin kerukunan antar umat beragama. “Satu langkah kecil untuk tujuan lebih besar,” terangnya
Menurutnya, Sukabumi sangat kondusif dalam toleransi beragama. Tidak ada diskiriminasi antar agama. “Ini perlu digaungkan untuk dicontoh banyak orang di daerah lain,” pungkasnya.

Walikota Sukabumi dan Wakil Walikota Sukabumi pun menyambangi mereka. Pemimpin Kota Sukabumi itu ikut memberikan ucapan terimakasih. “Ini sebagai bentuk toleransi dan kerukunan,” ujarnya.

Loading...

Kebersamaan tersebut menjadi ciri khas di Kota Sukabumi. berbagai agama di Kota Sukabumi saling mendukung, menjaga. “Tentu ini semua untuk menyiptakan suasana yang damai,” ucapnya.

Perbedaan bukan hal yang menyebabkan terjadinya permasalah. Perbedaan agama harus semakin kuat dalam membangun Kota Sukabumi. “Harus semakin memperkuat dalam membangun Kota Sukabumi,” ungkapnya.

Sebagai bentuk silaturahmi, toleransi dalam bentuk keragaman di Kota Sukabumi. Kegiatan pertama tersebut akan terus berlanjut di berbagai kegiatan keagamaan lainnya. “Ini langkah awal, nantinya kita akan terus bertemu di berbagai kegiatan lainnya,” pungkasnya.

(*)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button